Ruang belajar bersama, sejak 2020
Katanya bidang data lagi banyak dicari. Tapi kerjanya apa?
Kalau Anda tertarik tapi belum tahu bedanya data analyst, data engineer, dan data scientist, Anda tidak sendirian. Itu justru pertanyaan pertama yang wajar.
Di sini kami jelaskan peran-perannya pakai bahasa biasa, lalu tunjukkan seperti apa persoalan yang benar-benar dikerjakan. Gratis, tanpa akun, dan tanpa janji pekerjaan.
Kerja di bidang data itu sebenarnya ngapain?
Bukan satu pekerjaan, tapi beberapa yang saling melengkapi. Ini empat yang paling sering ditemui, ditulis tanpa istilah yang bikin pusing.
Data Analyst
Menjawab pertanyaan bisnis dengan angka.
Ditanya “kenapa penjualan turun bulan ini”, lalu mencari jawabannya di data dan menjelaskannya ke orang yang bukan orang data.
- Excel
- SQL
- Power BI
Data Scientist
Menebak apa yang akan terjadi.
Membangun model untuk memperkirakan sesuatu, misalnya pelanggan mana yang kemungkinan berhenti berlangganan bulan depan.
- Python
- Statistik
- Machine learning
Data Engineer
Membangun jalan supaya datanya sampai.
Menyiapkan sistem yang mengalirkan data dari banyak tempat ke satu tempat, tepat waktu dan tidak rusak di jalan.
- SQL
- Python
- Pipeline
Business Intelligence
Membuat angkanya bisa dilihat setiap hari.
Menyusun dashboard dan laporan rutin, supaya orang di kantor tidak perlu bertanya berulang kali untuk angka yang sama.
- Power BI
- Tableau
- SQL
Urutan kerjanya biasanya begini: Data Engineer menyiapkan datanya, Data Scientist dan Data Analyst mengolah dan menafsirkan, lalu Business Intelligence membuatnya bisa dilihat rutin. Di perusahaan kecil, satu orang sering mengerjakan beberapa sekaligus.
Persoalannya kira-kira seperti ini
Satu tabel penjualan kedai kopi. Satu pertanyaan sederhana dari atasan: berapa transaksi bulan ini? Dua orang menjawab, dan jawabannya beda jauh.
Orang pertama menjawab
4.203
Orang kedua menjawab
39.271
Selisihnya sembilan kali lipat, dari tabel yang sama, dan tidak ada satu pun yang menyadari ada yang salah.
Menemukan kenapa itu berbeda, dan tahu angka mana yang boleh dilaporkan, itulah pekerjaannya. Bukan menghafal rumus.
Bukan kelas. Ruang belajar bersama.
- 4
- angkatan FGD
- 3
- minggu per angkatan
- 1,5
- jam diskusi tiap hari
Waktu anakdata dimulai tahun 2020, namanya FGD, singkatan dari forum diskusi. Kata “kelas” dan “bootcamp” sengaja tidak dipakai.
Pengajarnya hadir tiap hari di Telegram, satu setengah jam. Peserta mempresentasikan hasil studi kasusnya ke sesama peserta, bukan mengumpulkan tugas ke pengajar. Empat angkatan berjalan seperti itu.
Materi mingguan turun tiap Senin, kelasnya Kamis, dan Sabtu dipakai buat presentasi peserta. Sisanya diskusi.
Buat siapa ini ditulis
Masih kuliah
Dengar bidang data lagi ramai, tapi belum tahu isinya apa dan belum yakin cocok. Wajar. Hampir semua orang di sini dulu begitu.
Baru lulus
Sudah melamar ke mana-mana dan mulai curiga masalahnya bukan jumlah lamaran. Yang biasanya kurang bukan tool yang dihafal, tapi kemampuan menjelaskan kenapa angka Anda boleh dipercaya.
Mau pindah jalur
Sudah kerja di bidang lain, mau pindah ke data. Di angkatan kedua dulu, ini kelompok terbesar, lebih dari separuh peserta.
Tulisan terbaru
Semua tulisanKalau sudah mau coba mengerjakan
anakdata berhenti di pertanyaan “dunia ini seperti apa”. Begitu pertanyaannya berubah jadi “bagaimana caranya”, tempatnya di Datasight: modul, latihan, dan laboratorium yang bisa dikerjakan sendiri. Materinya gratis.